MJ. Tolikara – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Cinta (Gercin) Indonesia Provinsi Papua Pegunungan, Baiter Bingga Wenda, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Willem Wandik – Yotam Wonda (Wilyon), untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dijadwalkan pada 4 dan 5 Februari 2025.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan sore ini, Baiter Bingga Wenda menegaskan pentingnya sikap legawa dalam menerima keputusan MK. Ia mengajak seluruh pendukung untuk tetap bersyukur serta tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat.(4/2)

“Kami berharap kepada semua masyarakat pendukung Wilyon untuk tetap tenang. Apapun putusan yang akan diputuskan, kita terima dengan lapang dada dan penuh syukur kepada Tuhan,” ujar Bingga.
Lebih lanjut, Ketua DPD Gercin Indonesia Provinsi Papua Pegunungan ini menyampaikan bahwa Pemilu Tolikara telah berlangsung secara demokratis dan lebih baik dibandingkan dua periode sebelumnya. Ia juga mengapresiasi netralitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyelenggarakan pemilu kali ini.
“Kami melihat dan menyaksikan bahwa Pemilu Tolikara telah dilaksanakan dengan baik. KPU cukup netral, dan kami, khususnya Wilyon, menerima kemenangan mutlak dari rakyat,” tambahnya.
Terkait dalil-dalil yang diajukan dalam sidang MK, Bingga menegaskan bahwa pasangan calon nomor urut 4 tidak menemukan adanya kesalahan dalam proses pemilu yang telah berlangsung. Mereka percaya bahwa seluruh hasil merupakan bagian dari kehendak Tuhan.
“Apapun putusan besok, kita menerimanya dengan penuh syukur. Siapapun yang terpilih adalah pilihan Tuhan. Keputusan apakah Pemilu Tolikara akan dilanjutkan atau tidak sepenuhnya ada di tangan Mahkamah Konstitusi,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Baiter Bingga Wenda kembali mengimbau kepada seluruh pendukung agar tidak melakukan euforia berlebihan serta tetap menjaga situasi yang kondusif.
“Kami mengajak semua pendukung untuk tetap tenang. Jangan mudah terprovokasi, mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan kedamaian di Tolikara,” tutupnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Tolikara, terutama para pendukung Willion, dapat menghadapi putusan MK dengan sikap dewasa serta menjunjung tinggi semangat demokrasi dan persatuan.


