“Menjaga Tunas Bangsa Adalah Investasi Kedaulatan Negara”, Pesan Danrem 083/Bdj di Harkitnas ke-118

“Menjaga Tunas Bangsa Adalah Investasi Kedaulatan Negara”, Pesan Danrem 083/Bdj di Harkitnas ke-118

MJ. MALANG – Semangat kebangkitan nasional kembali digaungkan di Lapangan Makorem 083/Baladhika Jaya, Rabu (20/5/2026),

Saat Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 bersama prajurit dan PNS jajaran Korem 083/Bdj.

Dalam suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme, Danrem membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Menurut Danrem, tantangan bangsa saat ini bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga ancaman yang datang melalui ruang digital, informasi, hingga pengaruh budaya yang dapat memengaruhi karakter generasi muda.

“Menjaga tunas bangsa adalah investasi strategis kita. Generasi muda harus memiliki karakter kuat, etika, disiplin, dan jiwa nasionalisme agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.

Ia menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui pendidikan karakter, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

Danrem juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif penyalahgunaan media sosial, hoaks, hingga lunturnya nilai kebangsaan akibat derasnya perkembangan teknologi informasi.

“Teknologi harus menjadi sarana untuk membangun bangsa, bukan justru melemahkan persatuan.

Karena itu, generasi muda perlu dibekali wawasan kebangsaan, literasi digital, dan semangat bela negara sejak dini,” tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara, Danrem menegaskan bahwa Korem 083/Bdj akan terus aktif bersinergi dengan sekolah, kampus, komunitas pemuda, dan berbagai elemen masyarakat melalui pembinaan teritorial guna memperkuat semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Makorem 083/Bdj tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar bangsa Indonesia tetap bersatu, kuat,

Dan mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.